
Jang Won-young, anggota grup IVE, tengah menjalani pemeriksaan keberangkatan di bandara. Saat ia melepas masker dan topi sesuai aturan, komentar berlebihan terkait penampilannya pun mengalir, sehingga menimbulkan kontroversi.
Jang Won-young yang mematuhi aturan bandara, wajah tanpa rias dibuka sepenuhnya
Jang Won-young berangkat melalui Bandara Internasional Gimpo pada 2 bulan lalu untuk menghadiri jadwal di Jepang setempat. Saat berada di gerbang pemeriksaan bandara, ia menutupi wajah dengan topi yang ditekan dalam dan masker. Namun ketika diminta untuk menunjukkan verifikasi identitas di meja pemeriksaan keberangkatan, ia melepas semuanya dan memperlihatkan wajahnya. Wajah polos tanpa rias terlihat tertangkap kamera, dan momen ini cepat menyebar lewat komunitas online serta media sosial.
Perjalanan yang tampaknya menyadari kontroversi hak istimewa di masa lalu… mematuhi aturan secara ketat
Aksi kali ini diperkirakan merupakan respons terhadap kontroversi soal sikap petugas saat pemeriksaan bandara yang muncul pada bulan Mei lalu. Saat proses keberangkatan dari Shanghai, China, terlihat bahwa ia menurunkan masker sedikit sambil memakai topi, sehingga sebagian netizen mengangkat isu tentang dugaan perlakuan istimewa artis dan kontroversi sikap. Jang Won-young kini, seperti ingin meredam polemik masa lalu, melepas topi dan maskernya sepenuhnya sesuai pedoman keamanan selama perjalanan keberangkatannya kali ini.
Bisa dimaki, tetap dimaki… muncul seruan menilai penampilan yang kelewat batas, terdengar suara refleksi
Namun kontroversi justru melebar ke arah lain. Setelah wajahnya terlihat sepenuhnya, di dunia maya muncul penilaian berlebihan terhadap penampilan Jang Won-young. Memang ada pendapat yang membela penampilannya yang sederhana, tetapi banyak pula unggahan yang menunjuk perubahan kecil seperti terlihat kelelahan atau wajahnya tampak bengkak. Bahkan serangan komentar personal yang keterlaluan juga bermunculan, membuat orang-orang yang melihatnya mengernyit.
Karena itu, banyak netizen mengaku merasa lelah dengan pandangan keras yang terus mencari celah, seolah-olah jika melanggar aturan dianggap mendapat hak istimewa lalu diserang, sementara jika mematuhi justru dinilai penampilannya sampai pada momen sesaat pun. Sementara itu, Korea Airports Corporation menyatakan bahwa pada bulan lalu mereka memperkuat standar keamanan dengan mencantumkan teks panduan yang meminta penumpang melepas sementara masker, topi, dan kacamata hitam saat verifikasi identitas demi keselamatan serta identifikasi diri yang akurat.
