
Grup BTS membuat seluruh dunia kembali terhenyak di jantung Meksiko. Saat BTS tampil di balkon Istana Nasional Meksiko pada tanggal 6 lalu, hanya dalam waktu 5 jam saja terjadi pemandangan langka ketika 50.000 orang memadati lokasi. Harian terbesar di Amerika, LA Times, mengulas secara khusus melalui liputan langsung soal gelombang antusias BTS yang melanda seluruh Meksiko. Di Kota Meksiko, yang merupakan kota nomor satu dunia untuk streaming BTS berdasarkan Spotify, kehadiran mereka tidak sekadar menjadi musik, melainkan telah berubah menjadi fenomena budaya yang besar.
Kebakaran semangat dari konser kali ini melampaui bayangan. Pendaftar antrean untuk membeli tiket saja menembus 1 juta orang, sehingga terjadi “kegaduhan tiket” yang luar biasa. Karena kursi yang terbatas, harga tiket calo melonjak hingga 3,5 juta Won, atau 60 kali harga resmi. Ketika situasi menyebar, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum bahkan mengirim surat diplomatik yang tidak biasa, meminta pihak Korea untuk menambah jadwal konser secara langsung. Memang, karena jadwal tur dunia, penambahan konser yang segera tidak terlaksana, tetapi peristiwa simbolis ketika musik populer mampu menggerakkan bahkan langkah puncak pemerintahan negara tetap tercatat.
Fandom sampai menguasai pepohonan di luar gedung konser, semangat yang tak pernah padam
Puluhan ribu penggemar yang tidak berhasil mendapatkan tiket menggelar festival versi mereka sendiri di luar gedung konser. Para penggemar yang kecewa karena tiket calo terlalu mahal menunjukkan “teriakan paduan” (t-da-chan) mengikuti alunan musik yang mengalir dari balik pagar. LA Times menyoroti dengan jelas suasana panas setempat: penonton yang memanjat pohon di dekat lokasi untuk melihat bagian dalam gedung konser, serta warga yang menari di jalanan. Terutama kisah seorang gadis berusia 12 tahun yang dengan smartphone terus mencari tiket batal sampai tuntas membangkitkan rasa iba sekaligus simpati dari penggemar di seluruh dunia.
Soft power K-pop yang membawa janji kunjungan ulang pada 2027
Hasrat para penggemar yang begitu besar dijawab langsung oleh Presiden Sheinbaum. Pemerintah Meksiko mengumumkan melalui konferensi pers resmi bahwa BTS akan kembali ke Meksiko pada tahun 2027, sehingga meredakan kekecewaan para penggemar. Rangkaian kejadian kali ini—antrean pembelian tiket 1 juta orang, lonjakan harga tiket calo, hingga surat diplomatik dari presiden—membuktikan betapa kuatnya soft power yang dimiliki K-pop. Lapangan Istana Nasional Meksiko dipenuhi gema teriakan 50.000 orang, menjadi panggung persatuan global yang melampaui batas negara dan bahasa. Perhatian dunia kini tertuju pada bagaimana keramahan aktif dari pemerintah Meksiko dan semangat murni para penggemar akan berujung pada hasil budaya apa pada tahun 2027.
